Cabaran Berpegang Teguh Pada Tali Kebenaran
Petunjuk Nabi Arah Ikutanku
Tabiat Ilmu & Dakwah
Jaami'ul 'Ulum Wal-Hikam
Perkahwinan dan Perceraian dalam Realiti Kehidupan Salaf
Daurah Kitab Hadis 40 An-Nawawy
Oleh : Dr. Rozaimi Ramle
Fiqh dalam Berdebat atau Berdiskusi Ilmiah
Tinjauan Ilmiah Tentang Hadits Sholat Nishfu Sya'ban
Oleh : Dr. Rozaimi Ramle
AJK Fatwa Kerajaan Negeri Perlis
Soal Jawab Terkait Bulan Sya'ban
Mufti Kerajaan Negeri Perlis
Koreksi Ilmiah Mufti Negeri Perlis Atas Sumber Referensi Penceramah Dari Panel Universitas Ahmad Dahlan
Mufti Kerajaan Negeri Perlis
Q & A Forum Home Of Hadith
Tahdzir dan Ilmu Jarh Wa Ta'dil - Pakaian Tren - Hadits Berkenaan Isra Mi'raj - Kepentingan Ilmu Takhrij - Manhaj Mutaqaddimin dan Muta'akhirin Dalam Takhrij Hadits
Panelis : Dr. Kamilin Jamilin, Dr. Rozaimi Ramle, Dr. Fadlan, Maulana Nasai Hanafi
Nilai Sebuah Kejujuran, Ulasan Debat KUIPs 2.0 & Fiqh Debat
Oleh : Al-Ustaz Salman Ali
Penilaian Kritis Terhadap Isu Bid'ah & Wahabi
AL MIRA', AL JIDAL DAN AL MUNAZHARAH
Dalam Bahasa Arab, ada tiga kata yang mendefinisikan debat: Al Mira', Al Jidal dan Al Munazharah
Berdebat tidaklah sepenuhnya haram, berdebat yang diharamkan adalah berdebat yang tujuannya bukan untuk mencapai kebenaran, tetapi berdebat untuk mencari kemenangan semata atau berdebat untuk mencari kebenaran tanpa menjaga adab-adabnya. Dalam Bahasa Arab, ada tiga kata yang mendefinisikan debat: Al Mira', Al Jidal dan Al Munazharah.
Al Mira' adalah debat kusir dan mencari cara agar lawannya tidak bisa lagi menjawab, inilah yang dilarang, sedangkan al jidal dan al munazharah diperbolehkan dan para ulama sudah menulis etika dalam jidal dan munazharah. Al Jidal dan Al Munazharah adalah salah satu sarana dalam berdakwah, dahulu Nabi Ibrahim Alaihissalam pernah menggunakan sarana ini dalam berdialog dengan para penyembah berhala.
Bahaya Melampau Dalam Beragama
رَبَّنَا ٱغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَٰنِنَا ٱلَّذِينَ سَبَقُونَا بِٱلْإِيمَـٰنِ وَلَا تَجْعَلْ فِى قُلُوبِنَا غِلًّا لِّلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ رَبَّنَآ إِنَّكَ رَءُوفٌۭ رَّحِيمٌ
Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.